Cara Menjadi Pemimpin yang baik

Cara Menjadi Pemimpin yang baik dan Disegani

Cara Menjadi Pemimpin yang baik – Keberhasilan pemimpin pada umumnya diukur dari produktivitas dan efektifitas pelaksanaan tugas – tugas kepemimpinannya. Bila produktiftas naik dan semua tugas dilaksanakan tugas secara efektif, maka ia disebut sebagai pemimpin berhasil.

Cara Menjadi Pemimpin yang baik

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu memimpin pengikutnya mencapai suatu tujuan tertentu. Pemimpin yang mempunyai karisma akan memudahkan mengarahkan staf atau pengikutnya. Pemimpin yang tidak berkarisma akan kesulitan mengarahkan staf atau pengikutnya.

6 Cara Menjadi Pemimpin yang baik dan Disegani

Cara Menjadi Pemimpin yang baik dan Disegani

  • Menjadi Contoh Bagi Bawahan

Sebagai pemimpin, kamu sebaiknya memberikan contoh dengan tindakan. Misalnya kamu menentukan janji ketemuan kerja kelompok jam 4 sore, maka kamu akan datang jam 4, bukan jam 5.

Bila kamu menentukan deadline mengumpulkan bagian masing-masing jam 7 malam, maka kamu juga selesai jam 7 malam atau malah sebelumnya. Dengan memberikan contoh yang seperti ini, tentunya semua karyawan juga tidak merasa berat untuk mengikuti aturan yang telah kalian tentukan, karena anda juga ikut terjun melakukannya.

  • Terbuka Untuk Menerima Kritik dan Saran

Cara membedakan antara pemimpin dengan bos adalah dengan melihat bagaimana tim bersikap terhadap Anda. Seorang pemimpin, ketika ia memberikan perintah, maka tidak hanya sekadar memberi perintah dan juga memainkan Sbobet bola bersama Agen judi Sbobet terpercaya di Indonesia

Lbih dari itu, ia memiliki kerendahan hati, terbuka untuk berdiskusi, menerima kritik dan saran untuk kepentingan bersama maupun perusahaan.

  • Kontrol Emosi

Mengontrol emosi juga sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan emosional . karena jika membiasakan diri dalam mengontrol emosi dan juga dapat mengendalikan emosi, kecerdasan seseorang bisa mengingkat.

  • Berani Mengakui Kesalahan

Dengan mengakui kesalahan, kamu jadi terhindar dari masalah, dan yang terpenting kamu jadi enggak harus berbohong. Bagi sebagian orang, mengakui kesalahan itu adalah tindakan yang lemah, kurang berani, cari aman, dan lainnya.

Tapi untuk seorang pemimpin yang baik, mengakui kesalahan adalah sebuah kebesaran hati dalam sebuah kejujuran. Alih-alih Anda terlihat lemah dan tidak berintegritas, mengakui kesalahan justru akan membuat anda dihormati oleh orang lain.

  • Bersikap Adil

Dengan bersikap adil berarti Anda tidak boleh membeda-bedakan karyawan satu dan yang lainnya. Hal ini tentu dapat menimbulkan kecemburuan sosial antar karyawan yang bisa menyebabkan kehancuran dalam sebuah tim.

  • Percaya Diri

Kepercayaan terlalu tinggi memang tidak bagus, tetapi tidak memiliki kepercayaan diri juga tidak diperbolehkan. Dengan sikap percaya diri yang dimiliki seorang pemimpin, akan membuat karyawan tetap yakin bahwa masalah seperti apapun pasti akan ada jalan keluar.